Partisipasi Semu dalam Monitoring BOS

Juknis BOS 2012 mensyaratkan adanya partisipasi dari Komite Sekolah mulai dari perencanaan hingga monitoringnya. Namun faktanya, partisipasi tersebut seringkali tidak terjadi di dalam pelaksanaan di sekolah.

“Orang tua murid dikumpulkan pada awal tahun ajaran untuk dimintai persetujuan biaya tambahan, jadi tidak ada proses diskusi antara pihak sekolah dan orang tua murid ” Ungkap Ana Susi, Program Manager dari Yayasan Satu Karsa Karya.

Sekilas memang terobosan tersebut tidak melanggar Juknis BOS 2012 karena dalam persetujuan hanya dimintakan dari komite sekolah. Terlebih lagi, didalam Tim Manajemen BOS di tingkat sekolah sudah ada perwakilan orang tua murid di luar anggota Komite Sekolah. Sehingga persetujuan dari kedua pihak tersebut sudah mencukupi dan sesuai dengan ketentuan Juknis.

“Permasalahannya perwakilan orang tua murid di Komite dan Tim Manajemen BOS tingkat sekolah tidak sepenuhnya mampu merepresentasikan kepentingan orang tua murid terutama dari golongan yang tidak mampu,” lanjut Ana Susi.

Alhasil, partisipasi di dalam pelaksanaan Dana BOS seakan-akan sudah terjadi namun tidak benar-benar mencerminkan kepentingan dari orang tua murid. Partisipasi semu seperti inilah yang membuat pelaksanaan Dana BOS tidak sampai pada sasarannya. (gm)

Leave a Reply