YSKK Kembangkan Model Monitoring BOS Berbasis Masyarakat

Setelah melalui serangkaian penelitian awal yang menemukan beberapa potensi korupsi dalam penggunaan Dana BOS, YSKK (Yayasan Satu Karsa Karya) mulai melakukan aksi nyata dengan mengembangkan model pengawasan berbasis masyarakat.

“Terobosan tersebut kami lakukan karena selama ini peranan masyarakat sebagai pelaku utama dalam pengawasan dimandulkan karena minimnya peranan mereka di sekolah,” ungkap Suroto, Direktur YSKK.

Ujicoba model monitoring BOS berbasis masyarakat akan dilakukan oleh YSKK di Kota Surakarta dan Kabupaten Gunung Kidul sebagai tempat pelaksanaan awal (piloting) metode pengawasan partisipatori tersebut. Ujicoba akan dilaksanakan mulai bulan agustus hingga bulan november. Hasil dari ujicoba tersebut akan melahirnya sebuah formulasi pendekatan berbasis masyarakat untuk pengawasan penggunaan Dana BOS.

“Piloting program dimulai dengan penguatan kapasitas Komite Sekolah dan orang tua murid untuk memahami mekanisme dalam pengawasan BOS,” lanjut Suroto.

Pendekatan tersebut agaknya relevan mengingat beberapa temuan dari YSKK dari penelitian sebelumnya menunjukkan rendahnya pemahaman orang tua murid dan juga Komite Sekolah mengenai hak pengawasan yang mereka miliki. Tanpa adanya pemahaman Hak tersebut, orang tua murid dan Komite Sekolah akan hanya menjadi macan tanpa taring dan tukang stempel laporan Dana BOS. (gm)

Leave a Reply