Kepala SD di Inhil Laporkan Penggunaan Dana BOS Layaknya Manajemen Masjid

Kepala SD di Inhil membuat perincian dana BOS seperti manajemen masjid. Tujuannya agar transparan dan dipertanggungjawabkan.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Guna mewujudkan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang akuntabel dan transparan, Kepala Sekolah Dasar Negeri 008 Tembilahan Hulu membuat perincian dana BOS seperti manajemen masjid. 

Kepala SDN 008 Tembilahan Hulu Muhammad Padli mengungkapkan, ini merupakan komitmennya dalam upaya mendukung pengelolaan dana BOS yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. 

“Saya membuat laporan perincian alokasi dana BOS ini seperti laporan keuangan masjid ini, agar penggunaannya dapat transparan dan dipertanggungjawabkan,” ungkap Kepala SDN 008 Tembilahan Hulu, Muhammad Padli kepada riauterkinicom, Selasa (3/6/14). 

Padli menegaskan, mengatur manajemen pengelolaan dana BOS seperti manajemen pengelolaan keuangan mesjid yang transparan dan terperinci, sehingga tidak ada lagi pemasukan dan pengeluaran dana BOS yang terkesan sengaja ditutupi. 

sdinhil“Bagi saya tidak ada yang perlu ditutup-tutupi dalam pengelolaan dana BOS ini, disini sudah dibuatkan papan perincian penggunaan dana BOS yang dipasang di dinding depan ruang Kepala Sekolah,” tegasnya. 

Sebutnya, siapapun yang ingin mengetahui pengelolaan dana BOS SDN 008 baik itu siswa, wali murid maupun masyarakat, dipersilahkan untuk datang dan melihat sendiri papan pengunguman tersebut. 

Ia mengucapkan terimakasih kepada seluruh majelis guru yang sudah mendukung apa yang dilakukannya tersebut. Kedepan, Padli berkomitmen tidak akan ada lagi pungutan dalam bentuk apapun kepada siswanya. 

“Tidak akan ada lagi pungutan kepada siswa dalam bentuk apapun, kalau ada siswa yang dimintai pungutan, silahkan langsung hubungi saya,” pesannya. 

Kepala Dinas Pendidikan Inhil, Helmi D memang sangat mendukung upaya transparansi dan akuntabel penggunaan dana BOS seperti manajemen pengelolaan dana di masjid-masjid. 

“Saya memang menginginkan setiap Kepala Sekolah yang mengelola dan melaporkan pemasukan dan pengeluaran dana BOS seperti yang dilaksanakan masjid-masjid. Sehingga dapat diketahui secara transparan dan akuntabel penggunaannya,” imbau Helmi.***(mar) 

Sumber: http://www.riauterkini.com/

Leave a Reply