UPTD Pendidikan Tutup Mata, Pungli SMPN 5 Mandau Terus Berlanjut

Rabu, 24 September 2014

Pungutan liar di SMPN 5 Mandau seolah direstui. UPTD membiarkan dengan dalih sudah dietujui wali murid.

Riauterkini – DURI – Meski aksi pungutan yang dilakukan oleh Komite Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Mandau telah terkuak kepermukaan, namun pungutan tersebut tetap lanjut tanpa pertimbangan akan orang tua wali murid yang tingkat ekonominya berada pada taraf menengah kebawah.

Ironisnya, meski telah di ketahui oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas(UPTD) Pendidikan Mandau, namun hal tersebut seakan dianggap angin lalu dan kalah sikap dengan pihak SMPN 5 yang terang-terangan telah melakukan tindakan menyimpang.

” Saya sudah mengecek perihal tersebut langsung kepada Kepala Sekolahnya, tapi jawaban tetap bahwa pungutan itu sudah disetujui seluruh orang tua wali murid,” jelas Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Mandau, Imran Harahap kepada riauterkini.com melalui sambungan telepon genggamnya, Rabu (24/9/14).

Seperti diketahui sebelumnya, SMPN 5 Mandau melalui Komite wali muridnya sekalu perpanjangan tangan mengaku telah mendapatkan persetujuan akan pungutan yang dilakukan dengan besaran kelas I Rp 200 ribu, kelas II Rp 150 ribu dan kelas III Rp 100 ribu dengan keperluan membuat terali besi jendela dan pintu.

Namun belakangan, protes keras justru terjadi dari sebahagian wali murid yang mengaku tidak pernah mengikuti rapat komite, apalagi menyetujui besaran pungutan yang diputuskan dikarenakan tingkat ekonomi yang berada pada tingkat menengah kebawah.***(hen) 

 

Sumber: http://riauterkini.com/

Leave a Reply